Login SSH dengan SSH Config

Jika kalian sering login ke server dengan SSH pasti pernah merasa jengkel karena harus mengingat IP, user, atau port yang berbeda. Salah satu cara untuk memperudah proses login SSH adalah dengan membuat alias bash untuk setiap koneksi SSH. Tapi, ada solusi lain yang jauh lebih baik dan lebih mudah untuk masalah ini.

OpenSSH memungkinkan kita untuk mengatur file konfigurasi per user di mana kita dapat menyimpan opsi SSH yang berbeda untuk setiap mesin remote.

Artikel ini membahas seting file konfigurasi (pada .ssh/config) SSH dan menjelaskan beberapa opsi konfigurasi yang paling umum.
Sebagai contoh, untuk login SSH biasanya kita login dengan cara berikut:

ssh user@103.xxx.xxx.xxx

Bayangkan jika kita harus login ke banyak server dan secara berulang memasukan user atau IP berbeda yang lama kelamaan mulai menyebalkan karena harus mengulang semuanya.

Dan berikut adalah contoh ketika kita sudah seting khusus pada .ssh/config dimana kita hanya perlu mengetik ssh dan nama alias yang kita set pada file config. contoh:

ssh server1

Jauh lebih mudah kan! dengan seting seperti ini kita tidak lagi perlu mengingat atau menulis IP server tujuan. Dan sebagai bonus, tidak  perlu memasukan password jika sebelumnya public key sudah kita copy/upload ke server.

Prasyarat
Kami berasumsi bahwa kalian menggunakan sistem Linux atau macOS dengan client OpenSSH sudah ter-install serta public key yang sudah di copy pada server tujuan.

Lokasi File Konfigurasi SSH
File konfigurasinya bernama config, dan disimpan di direktori .ssh di bawah direktori home pengguna. Jika tidak ada maka bisa buat dengan command touch atau vim dan jika sudah ada maka tinggal edit saja.

touch ~/.ssh/config

Setelah dibuat, ganti permissionnya biar hanya bisa dibaca tulis oleh user tertentu saja:

chmod 600 ~/.ssh/config

Struktur dan Pola File Konfigurasi SSH

Sekarang kita edit file config yang kita buat dengan text editor pilihan anda:

nano ~/.ssh/config

atau dengan vim

vim ~/.ssh/config

Sesuaikan dengan server tujuan kalian:

Host (isi dengan alias/nama, misal “server1”)

Hostname (isi dengan IP atau hostname server tujuan, contoh: 103.xxx.xxx.xxx)

User (isi dengan username, contoh: root)

Port (isi dengan port SSH, umumnya 22)

ssh config
Seting SSH config untuk memudahkan login SSH

Save kemudian tutup file dan saatnya untuk coba login ke server. Buka terminal dan ketikan perintah berikut (sesuaikan dengan isian host pada file .ssh/config)

ssh potm

Ingat bahwa kita akan selalu ditanya password dan langkah diatas hanya seting untuk memudahkan proses login SSH saja. Untuk login tanpa password kita bisa upload/copy public key ke server.

Leave a Reply